Disable Preloader

Detail Berita

 

Surabaya- Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Pameran Indonesia Quality Expo (IQE) ke-6 yang digelar di Grand City Convex Surabaya, 25-28 Oktober 2018. IQE ke-6 dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo didampingi Kepala BSN, Bambang Prasetya, Sestama BSN, Puji Winarni, Deputi Bidang Informasi dan Pemasyarakatan Standardisasi BSN, Zakiyah, Deputi Bidang Penerapan Standar dan Akreditasi BSN, Kukuh S Ahmad, serta Kadis Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Jatim, Drajad Irawan.


Pameran tersebut diikuti oleh lebih dari 57 instansi yang mengisi 160 booth yang menampilkan produk unggulan berstandar nasional dan internasional, serta informasi mengenai penilaian kesesuaian (lembaga sertifikasi, laboratorium, dan lembaga inspeksi). Namun pada tahun ini ada yang berbeda dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya. Yaitu dengan hadirnya produk hasil karya siswa dari salah satu SMK Negeri di Malang. Produk unggulan yang dipamerkan adalah kerajinan keramik dari program Teching Factory (TEFA) siswa SMKN5 Malang. Alhasil, program keahlian Keramik SMKN5 Malang adalah satu-satunya SMK yang turut serta berpartisipasi pada acara Pameran Indonesia Quality Expo (IQ) ke-6. Gubernur Jawa Timur, Soekarwo memberikan arahan kepada Kepala SMKN5 malang agar bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi keramik sehingga bisa berdaya saing tinggi sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dalam pameran, BSN menampilkan produk unggulan ber- Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar internasional serta informasi mengenai penilaian kesesuaian (lembaga sertifikasi, laboratorium, dan lembaga inspeksi. Tampil dalam pameran, UKM Binaan BSN yakni BDS snack,Tunggu tubang, Kopi Benua, Naya Slime, Pempek Rizky, Pempek Honey, Proteg Bola Sepak, Astoetik Kompor Batik, Popok Pipiku, Abon Ikan Erwina, serta Bawang Goreng Mbok Sri.

Tags: TEFA, smkn5malang