Detail Berita

TEFA YANG BERJALAN DI KRIYA TEKSTIL SMKN 5 MALANG SEMAKIN MATANG. Baru-baru ini kriya tekstil mendapatkan bantuan alat dari kementrian. Alat-alat tersebut yakni screen sejumlah 20 buah, rakel 5 buah, bentangan kain batik 10 buah, dan penggantung kain 5 buah. Alat yang telah diterima tersebut sangat membantu dalam kegiatan TEFA yang telah diterapkan di jurusan kriya tekstil SMKN 5 Malang.



Para guru bertindak cukup cepat dengan hadirnya alat yang sangat menunjak berjalannya TEFA tersebut. Terbukti dengan banyaknya tujuan serta order yang telah mereka dapatkan. Antara lain pesanan pembuatan kain seragam dari jurusan busana butik. Sundari batik pun juga telah membuat pesanan berupa jarik dan selendang. Pesanan tersebut beberapa ada yang telah diterima oleh industri dan mendapatkan respon yang sangat baik.



Berjalannya program TEFA sepertinya benar-benar membuat produktivitas meningkat. Dengan hadirnya deskripsi kerja yang jelas serta dukungan berupa peralatan yang memadai, semakin meningkatkan keterampilan dan fokus siswa dalam belajar sambil bekerja. Bagi Nurcholis sendiri, bantuan-bantuan tersebut melancarkan pekerjaan anak-anak atau jurusan untuk melaksanakan TEFA. Sehingga kedepannya akan semakin mematangkan siswa dalam dunia perindustrian.

Ada fokus yang akan dicapai pada beberapa waktu kedepan. Nurcholis menyatakan, kelak jurusan akan mengerjakan proyek untuk memproduksi sajadah secara massal yang akan dipasarkan ke biro perjalanan haji. Terget tersebut adalah satu langkah yang tegas dan berani, program tersebut sebenarnya masih berjalan masih baru-baru saja. Namun keputusan itu pula adalah sebuah langkah atas keoptimisan terkait kinerja siswa yang dinilai akan sanggup menyamai kinerja-kinerja para pekerja industri.

 

Peliput                           : Dody A.

Penulis dan editor           : Ricky Setya P.

Tags: tefa, SMKN 5 Malang, alat baru