Disable Preloader

Detail Berita


AWESAM adalah salah satu toko cloting yang sudah berkembang cukup baik di Kota Malang. Dengan memiliki beberapa lokasi tokoh yang terletak di beberapa tempat pula, ia mampu bersaing di industri kreatif distro yang semakin menjamur dewasa ini. Uniknya, sekalipun persaingan semakin tajam tak menyurutkan pihak AWESAM untuk banting setir ke produk lain yang lebih jarang disasar oleh pelaku bisnis. Tetapi mereka bertahan dengan segala gempuran persaingan tersebut dan alhasil karena beberapa sebab mereka justru berhasil keluar dari sempitnya perebutan kosumen yang semakin masif dengan permintaan yang aneh-aneh pula. Sekaligus membuat nama AWESAM patut diperhitungkan di jajaran industri kreatif di bidang pakaian yang didominasi nama besar seperti Inspired, Heroine, Realizm, dll.

Pengalaman tersebut ternyata tak membuat lengah pihak manajemen. Mereka justru dengan rendah hati berbagi pengalaman dan tips untuk semakin mampu bersaing di dalam industri kreatif yang semakin sporadis bak jamur di musim hujan. Tentang bagaimana informasi keadaan dunia kerja yang makin bersaing dengan revolusi industri 4.0 yang semakin memaksa manusia bergulat dengan mesin. Perdagangan bebas yang sudah mulai berjalan. Serta hal-hal lainnya yang merupakan analisis dunia kerja yang semakin ketat, dengan berbaik hati dibagikan dalam acara AWESAME goes to schooltanggal 14 November 2018 di SMK N 5 Malang.

Tak dipungkiri pula bahwa kegiatan tersebut adalah sarana pengenalan pihak toko kepada publik dan konsumen yang memang pula sasaran mereka adalah remaja generasi milenial. Namun dengan metode pengenalan tersebut masyarakat akan semakin mampu menaruh simpati terhadap keberadaan industri kreatif tersebut sehingga akan mudah diingat bahkan dipilih saat dalam keadaan tertentu. Terlebih pengenalan mereka tak sekedar pengenalan, tetapi juga membagikan hal-hal yang sifatnya edukatif kepada konsumennya.

Apabila kita jeli menangkap maksud dari pengadaan acara tersebut, sesungguhnya mereka seolah memberikan suatu dukungan kepada pihak SMK, khususnya para siswa jurusan multimedia, yang memang sudah memiliki bekal untuk masuk pada pasar dunia kreatif. Melalui tips yang dibagikan, seperti dimilikinya pengalaman prakerin yang tentu tidak dimiliki oleh siswa SMA, sesungguhnya akan memudahkan untuk mengetahui seperti apa sebenarnya yang pasar inginkan. Sehingga kita akan dengan mudah menentukan produk setelah berhasil menganalisis kemauan pasar. Lalu bagaimana caranya untuk menawarkan produk setelah menentukan apa yang akan dijual juga tak lupa disampaikan. Karena poin tersebut adalah juga yang terpenting terkait berkembangnya bisnis. Yaitu sinergi antara produksi dan marketing.

Hal-hal tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian pelaku industri kreatif kepada ranah pendidikan tentunya. Menurut Fathur (owner) ketika ditanya mengenai persaingan yang akan muncul apabila mudah membagikan tips trik dan pengalamannya, jawaban yang muncul pun begitu baik. Yakni justru ia akan dengan senang hati apabila sekolah-sekolah berhasil mengembangkan industri kreatif – di bidang yang sama – ini. Karena dengan hadirnya pesaing akan membuat tumbuh jiwa persaingan dan saat itu juga kreativitas akan semakin terasah.

Ia juga memberikan semangat dan respon positif ketika ditanya mengenai sistem TEFA ataupun kelas industri yang akan diadakan secepatnya pula untuk jurusan multimedia.

“Saya sangat setuju program tersebut diadakan untuk SMK 5. Karena siswa akan bisa belajar lewat pengalaman serta berhadapan langsung dengan konsumen, kemudia hal itu akan membuat mereka lebih peka terhadap permintaan pasar. Alhasil, munculnya saingan tersebut akan membuat kita semakin termotivasi untuk selalu berinovasi. Karena tanpa adanya saingan kita tak akan bisa maju.”

Reporter  : Finady, Arya
Penulis    : Prayoga Setya

Tags: SMKN 5 Malang, AWESAM Kota Malang