Disable Preloader

Detail Berita


MALANG - SMKN 5 Malang merangkul sejumlah perusahaan untuk program Kelas Industri. Ada 8 industri yang telah menjalin kerja sama. Pada Jumat, (13/7/18) lalu, penandatanganan MoU dilakukan sekolah dengan industri mitra.
“Kelas Industri itu kan perusahaan memiliki kelas di sekolah. Sehingga program apa yang ada di perusahaan, apa yang dikerjakan di perusahaan, itu diajarkan di sekolah,” ujar Kepala SMKN 5 Malang Drs. M. Mahmudi M.Pd.
Menurutnya, kerja sama dengan industri sebenarnya sudah sejak lama dilakukan SMKN 5 Malang. Akan tetapi, pada MoU kali ini sekaligus dilakukan sinkronisasi kembali kurikulum pendidikan dengan dunia industri.
“Karena industri itu kan berkembang terus, nah jadi perlu disesuaikan lagi,” jelasnya.
Pada penandatanganan MoU tersebut, tercatat ada 8 perusahaan yang menjalin kerjasama dengan SMKN 5 Malang, yakni PT. Icon Plus Surabaya, PT Dan Liris Solo, Keramik Paolo Probolinggo, PT Karma Group Southeast Asia Pasific Bali, Puri Indah, Role Play Studio, Kompas TV dan Bali Animasi. Bertempat di Aula SMKN 5 Malang, kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh guru dari masing masing jurusan untuk ikut serta menyaksikan pemaparan dan penjelasan dari pihak industry.
Dijelaskannya, kerja sama dengan dunia industri ini memang terus diperkuat oleh SMKN 5 Malang. Selama ini, kerja sama dengan dunia industry di SMKN 5 Malang pun telah berjalan dengan baik. Mulai dari pemagangan siswa, pemagangan guru hingga rekrutmen. Namun, untuk program kelas industri ini ada beberapa poin tambahan yakni tenaga pengajar dari industri dan sinkronisasi kurikulum industri.
Agar kompetensi yang dimiliki siswa sesuai dengan kebutuhan industri, guru atau tenaga pengajar untuk program kelas industri ini didatangkan langsung dari industri ke sekolah. Sehingga kompetensi yang dimiliki oleh siswa akan selaras dengan setiap perkembangan kebutuhan dunia industri.
“Di kelas industri itu kurikulumnya sudah match dengan dunia industri. Sehingga ketika anak anak ini nantinya lulus, langsung bisa bekerja di industri itu. Tidak usah training lagi,” bebernya.
Karena sudah cocok, lanjutnya, yang mengajar dari industri. Mereka tahu kebutuhannya seperti apa, sudah diajarkan selama tiga tahun, direkrut dan langsung bekerja.
“Jadi tidak seperti dulu, sekolah memberi teori, praktik, ketika bekerja tidak sama kompetensinya. Sehingga perusahaan harus mentraining lagi. Kalau dengan kelas industri ini tidak. Langsung siap,” beber Mahmudi.
Meski program kelas industri ini sudah berjalan, Mahmudi juga menyampaikan bahwa program kelas industri masih akan terus ditingkatkan. Karena tidak semua siswa bisa masuk program kelas industri. Ada seleksi terlebih dahulu agar program ini berjalan sesuai dengan harapan.
“Memang tidak semua siswa masuk kelas industri, karena banyak pertimbangannya mulai dari kemauan dan kemampuan anak, sampai biaya biaya saat magang. Kita kesulitan kalau biaya dibebankan semua kepada sekolah. Tapi paling tidak tiap jurusan minimal ada satu kelas dengan 20 siswa tiap kelas,” ujar Mahmudi.
Kepala sekolah sangat mengapresiasi atas kerja sama antara dunia pendidikan dengan industri yang selalu dilakukan secara kontinyu di SMKN 5 Malang. Ia berharap, siswa siswi yang lulus dari SMKN 5 Malang terus menjadi lulusan yang dibutuhkan dan dapat bekerja sesuai dengan industrinya.
“Harapannya kalau kompetensi anak anak sesuai, maka terserapnya tenaga kerja dari SMKN 5 ini menjadi lebih banyak lagi. Semua lulusan SMKN 5 bekerja sesuai dengan industrinya. Semuanya bekerja, tidak ada yang tidak,” katanya.
Hal senada juga dikatakan perwakilan PT Karma Group Southeast Asia Pasific Bali atau Alibaba Cloud Reza Primasatya. Reza mengatakan, melalui kerja sama ini harapannya dapat turut andil membantu meningkatkan kualitas lulusan untuk berbagai macam jenis industri.  
“Kedepannya semoga apapun teknologi yang diinginkan oleh SMK 5 dengan dunia industri, yang penting intinya lulusannya bisa diterima di semua lini,” kata Reza selaku Alibaba Cloud MVP (Most Valuable Professional).
link terkait: https://malang-post.com/pendidikan/8-perusahaan-buka-kelas-di-smkn-5-malang

Tags: 8 Perusahaan Buka Kelas di SMKN 5 Malang, patner industri, kerjasama industri, smk negeri 5 malang